Bantuan Pertamina NRE untuk warga terdampak bencana di Desa Watubaur, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menjadi sorotan publik, termasuk pembaca di Medan yang mengikuti isu pemulihan daerah rawan gempa. Perusahaan energi terbarukan milik BUMN itu menyerahkan paket kebutuhan pokok dan peralatan pendukung lewat pemerintah desa, agar distribusi tepat sasaran selama masa pemulihan sosial-ekonomi.
Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyampaikan keterangan di Jakarta pada Jumat, 28 Agustus 2026. Ia menegaskan bahwa kehadiran perusahaan ditujukan untuk meringankan beban warga yang masih menata kembali kehidupan sehari-hari setelah bencana.
Lokasi penyaluran dan waktu serah terima
Paket bantuan disalurkan pada Minggu, 23 Agustus 2026, di wilayah Desa Watubaur. Titik serah terima dipusatkan di Kantor Desa Watubaur agar perangkat desa dapat memetakan penerima berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Kabupaten Manggarai di NTT menjadi lokasi prioritas karena warga desa setempat masih memerlukan dukungan logistik dasar. Penyerahan melalui struktur desa dinilai mempercepat alur distribusi tanpa memotong jalur administrasi lokal.
Isi paket bantuan yang diterima warga
Materi bantuan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan logistik. Di dalamnya terdapat biskuit, susu, serta popok bayi bagi keluarga yang memiliki anak usia dini, sehingga kebutuhan rumah tangga dengan balita tidak terabaikan.
Selain pangan dan perlengkapan bayi, Pertamina NRE menyerahkan satu unit generator set berkapasitas 3.000 watt, tiga unit kompor gas, terpal, dan selimut. Peralatan tersebut dimaksudkan menopang penerangan, memasak, dan perlindungan sementara selama fasilitas warga belum sepenuhnya pulih.
- Biskuit, susu, dan popok bayi
- Satu unit genset 3.000 watt
- Tiga unit kompor gas
- Terpal dan selimut
Tujuan pemulihan sosial dan ekonomi desa
Menurut Sri Nur Hidayati, bantuan diarahkan agar kebutuhan dasar terpenuhi pada fase pemulihan. Pertamina NRE ingin bergerak bersama masyarakat saat dukungan paling diperlukan, bukan sekadar menyerahkan barang tanpa konteks pemulihan aktivitas warga.
Dengan genset dan kompor, aktivitas rumah tangga dan kegiatan komunal diharapkan kembali berjalan bertahap. Terpal serta selimut membantu melindungi hunian sementara, sementara stok pangan ringan menahan tekanan biaya harian keluarga terdampak.
Apresiasi Kepala Desa Watubaur
Kepala Desa Watubaur, Hendrikus Yohanes Sagu, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pertamina NRE. Ia menilai kehadiran bantuan membantu warga yang sedang menjalani masa pemulihan pascabencana di desanya.
Hendrikus juga mendoakan kesehatan dan kebaikan bagi keluarga besar Pertamina. Respons tersebut menandai bahwa saluran resmi desa berfungsi sebagai jembatan antara pemberi bantuan dan penerima di tingkat dusun.
Bagi pembaca Seputar Medan, berita ini menegaskan pola respons BUMN energi terhadap bencana di kawasan timur Indonesia. Transparansi jenis barang, kapasitas genset, dan jalur penyerahan lewat kantor desa menjadi catatan penting agar publik dapat memantau keberlanjutan pemulihan tanpa spekulasi.
Ke depan, pemantauan distribusi di tingkat desa tetap krusial agar seluruh item—dari popok bayi hingga terpal—sampai ke keluarga yang membutuhkan. Sinergi perusahaan, pemerintah desa, dan warga Watubaur menjadi fondasi agar bantuan kemanusiaan benar-benar menopang normalisasi kehidupan pascabencana di Manggarai, NTT.
Sumber: Sindo News.
