Bantuan Baznas NTT kembali menjadi sorotan setelah Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia menyalurkan ratusan paket logistik untuk keluarga penyintas gempa di Kabupaten Manggarai. Langkah ini diarahkan agar warga di lokasi pengungsian tetap memperoleh bahan pangan pokok selama masa tanggap darurat. Bagi pembaca di Medan dan Sumatera Utara, berita ini mengingatkan pentingnya solidaritas zakat nasional yang menjangkau daerah terdampak jauh di luar pulau Sumatera.
Penyerahan dilakukan pada Senin, 24 Agustus 2026, di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 500 Paket Logistik Keluarga diserahkan langsung kepada warga yang masih menghadapi keterbatasan akses kebutuhan sehari-hari pascabencana.
Isi paket dan sasaran penerima di lokasi pengungsian
Setiap Paket Logistik Keluarga memuat sejumlah bahan pangan yang dinilai mendesak. Di dalamnya terdapat beras, minyak goreng, gula, biskuit, serta mi instan. Kombinasi tersebut dipilih agar keluarga di posko dapat segera memasak dan memenuhi asupan energi tanpa bergantung sepenuhnya pada dapur umum yang mungkin masih terbatas kapasitasnya.
Baznas menekankan bahwa distribusi diarahkan terutama kepada rumah tangga yang tinggal di area pengungsian dan masih kesulitan memperoleh pasokan pasar secara mandiri. Dengan volume 500 paket, jangkauan bantuan diharapkan mencakup sebagian besar keluarga yang terdata di Posko Golo Conggo pada saat penyaluran berlangsung.
Penyerahan langsung oleh pimpinan Baznas RI
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan. Kehadiran pejabat pusat di lapangan dimaksudkan agar proses serah terima transparan dan kebutuhan warga dapat dikonfirmasi secara langsung di posko.
Idy Muzayyad menyatakan bahwa lembaga akan terus memantau pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya mereka yang masih mengungsi. Ia menegaskan komitmen agar pasokan pangan tidak terputus selama fase darurat belum dinyatakan selesai oleh pihak berwenang setempat.
Disaksikan pimpinan Komisi VIII DPR dan Kepala BNPB
Momen penyaluran turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letnan Jenderal TNI Suharyanto. Keduanya juga meninjau kondisi warga di wilayah terdampak untuk melihat kesiapan fasilitas pengungsian dan alur bantuan yang masuk ke Manggarai.
Kehadiran unsur legislatif dan BNPB memperkuat koordinasi lintas lembaga. Pengawasan di lapangan membantu memastikan paket sampai ke penerima yang berhak, sekaligus memberi gambaran kebutuhan lanjutan yang mungkin masih harus dipenuhi oleh pemerintah daerah maupun lembaga filantropi lain.
Arti penting bagi solidaritas daerah, termasuk Sumut
Meski lokasi bencana berada di Nusa Tenggara Timur, pola penyaluran Baznas bersifat nasional. Zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari berbagai daerah—termasuk potensi partisipasi masyarakat Medan dan Sumatera Utara—menjadi salah satu sumber daya yang memungkinkan respons cepat ke pelosok pengungsian.
Bagi warga Medan yang mengikuti perkembangan bencana nasional, informasi ini menjadi rujukan bahwa bantuan logistik keluarga sudah mulai menyentuh posko di Reok. Transparansi jumlah paket, isi barang, serta nama pejabat yang hadir memberi gambaran jelas tanpa melebih-lebihkan capaian di lapangan.
- Lokasi: Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT
- Jumlah: 500 Paket Logistik Keluarga
- Waktu penyerahan: Senin, 24 Agustus 2026
- Isi utama: beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan
Secara keseluruhan, penyaluran 500 paket menandai satu tahap respons kemanusiaan Baznas di Manggarai. Pemantauan lanjutan tetap diperlukan agar keluarga di pengungsian tidak kehilangan akses pangan ketika stok awal habis. Koordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah akan menentukan apakah gelombang bantuan berikutnya masih dibutuhkan dalam waktu dekat.
Pembaca Seputar Medan dapat menjadikan laporan ini sebagai ringkasan fakta resmi seputar bantuan logistik gempa NTT, lengkap dengan lokasi, volume, dan pejabat yang terlibat, tanpa spekulasi di luar data yang telah diumumkan.
Sumber: Sindo News.
